WASHINGTON (Arrahmah.id) — Demonstran pro-Palestina berkumpul di luar Gedung Putih untuk memprotes serangan baru Israel terhadap Gaza dan menyerukan diakhirinya bantuan militer AS ke Israel.
Mengenakan keffiyeh dan membawa bendera Palestina, mereka meneriakkan “Embargo senjata sekarang!” dan “Akhiri pendudukan ini sekarang!” saat mereka menuntut tindakan dari pemerintahan Trump.
Dilansir The Times of Israel (19/3/2025) Beberapa orang membawa spanduk bertuliskan “Hentikan semua bantuan AS ke Israel,” “Bebaskan Palestina,” “Bebaskan Mahmoud Khalil,” dan “Bom AS membuat dokter di Gaza melakukan amputasi tanpa anestesi.”
Tentara Israel kembali menggempur Jalur Gaza pada Selasa pagi, menewaskan lebih dari 400 orang dan melukai ratusan lainnya, melanggar kesepakatan gencatan senjata dengan kelompok perlawanan Palestina Hamas yang mulai berlaku pada 19 Januari, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.
Gambar-gambar yang beredar menunjukkan bahwa sebagian besar korban adalah warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak, yang rumahnya dibom.
Lebih dari 48.500 warga Palestina telah terbunuh, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan lebih dari 112.000 terluka dalam serangan brutal militer Israel di Gaza sejak Oktober 2023. (hanoum/arrahmah.id)
headline, amerika serikat, palestina, israel, demonstrasi, protes, gedung putih, gaza
Pengunjuk rasa pro-Palestina di luar Gedung Putih menentang pemboman Israel di Gaza pada 18 Maret 2025 di Washington, DC. [Foto: Andrew Harnik/Getty Images/AFP]