SANA’A (Arrahmah.id) – Media yang berafiliasi dengan kelompok Ansarullah (Houthi) melaporkan bahwa serangan Amerika menargetkan dua menara komunikasi dengan rudal di Gunung Nama, Provinsi Ibb, Yaman tengah. Selain itu, 15 serangan udara lainnya menghantam berbagai wilayah di bagian tenggara Sa’dah, utara negara itu, lansir Al Jazeera.
Kanal Al-Masirah, yang berafiliasi dengan Houthi, melaporkan bahwa “serangan Amerika menargetkan sebuah mobil warga di distrik Bilad Al-Rus, Sanaa.”
Sebelumnya, kanal yang sama juga melaporkan bahwa jet tempur Amerika menyerang daerah Ras Issa di distrik As-Salif, Al-Hudaydah, wilayah pesisir barat Yaman. Serangan ini mengakibatkan satu warga tewas dan satu lainnya terluka.
Menurut media yang berafiliasi dengan kelompok tersebut, sejak 15 Maret lalu, serangan Amerika di Yaman telah menyebabkan 61 warga sipil tewas dan 139 lainnya terluka.
Sementara itu, juru bicara militer Ansarullah, Yahya Saree, mengumumkan bahwa kelompoknya telah menargetkan kapal perang musuh, termasuk kapal induk Amerika Harry S. Truman di Laut Merah, sebagai respons terhadap serangan Amerika.
Saree menegaskan bahwa ini merupakan bentrokan ketiga dalam 24 jam terakhir. Ia juga kembali menegaskan tekad kelompoknya untuk terus menghalangi pelayaran kapal-kapal “Israel” hingga agresi dihentikan dan blokade terhadap Gaza dicabut.
Pada 15 Maret lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa ia telah memerintahkan militer negaranya untuk melancarkan “serangan besar” terhadap Houthi di Yaman, dengan ancaman akan “menghancurkan mereka sepenuhnya.”
(Samirmusa/arrahmah.id)