KABUL (Arrahmah.id) – Menteri Luar Negeri Imarah Islam Afghanistan, Amir Khan Muttaqi, dalam pertemuannya dengan Saif Alketbi, perwakilan khusus Uni Emirat Arab untuk Afghanistan, dan Alireza Bikdeli, penjabat duta besar Iran di Kabul, menekankan peningkatan hubungan bilateral, pengembangan perdagangan, dan kerja sama transit.
Amir Khan Muttaqi menggambarkan hubungan antara Kabul dan Abu Dhabi sebagai hubungan yang positif dan menyatakan harapannya bahwa implementasi perjanjian yang dibuat selama kunjungannya ke UEA baru-baru ini akan memperluas hubungan perdagangan dan transit antara kedua negara.
Muttaqi dalam pertemuan dengan Mohammad Reza Bahrami, asisten menteri luar negeri Iran, dan Alireza Bikdeli, pelaksana tugas duta besar Iran di Kabul, membahas hubungan bilateral, isu-isu air, dan situasi migran Afghanistan di Iran, lansir Tolo News (5/4/2025).
“Untuk memperkuat hubungan bertetangga yang baik, kunjungan dan keterlibatan politik antara pejabat Iran dan Imarah Islam sangat penting. Saya berterima kasih kepada pihak berwenang Iran yang secara teratur datang ke Afghanistan dan mengadakan pertemuan dengan Imarah Islam,” kata Zaheerullah Zahoor, seorang analis politik.
“Semua konflik dapat diselesaikan melalui dialog. Menteri luar negeri Iran datang ke Afghanistan; tapi apa hasilnya? Meningkatnya tekanan terhadap para migran, eksekusi, dan ketidaksetaraan yang terus berlanjut. Saya harap para pejabat Iran menyadari bahwa Afghanistan yang stabil di lingkungan mereka adalah kepentingan terbaik mereka,” kata Zalmay Afghanyar, seorang analis politik lainnya.
Para pengamat politik percaya bahwa pertemuan-pertemuan semacam ini dapat membuka jalan untuk memperluas hubungan Afghanistan dengan negara-negara regional di berbagai sektor.
“Kami berharap dengan kunjungan perwakilan khusus UEA ke negara ini dan pertemuannya dengan Amir Khan Muttaqi, langkah-langkah positif akan diambil untuk kemajuan dan implementasi perjanjian, terlepas dari tujuan strategis beberapa negara,” ujar Ahmad Khan Andar, seorang analis politik.
Sejak awal tahun ini, menteri luar negeri telah mengadakan pertemuan dengan perwakilan dari berbagai negara termasuk Pakistan, Qatar, Jepang, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk meningkatkan kerja sama. (haninmazaya/arrahmah.id)