KABUL (Arrahmah.id) — Kementerian Pendidikan pemerintah Taliban atau Imarah Islam Afghanistan (IIA) telah meluncurkan lebih dari 6.800 kursus literasi di seluruh negeri selama setahun terakhir, sebuah media lokal melaporkan Rabu (2/4/2025).
“Sebanyak 6.819 kursus literasi telah dibuat, yang memberi manfaat bagi 145.305 orang, dan lebih dari 122.000 peserta telah lulus dari kursus-kursus ini,” menurut Direktur Buta huruf di Kementerian Pendidikan IIA, dikutip dari Tolo News (2/4).
Menurut pejabat tersebut, 7.200 kelas literasi akan dibuat, dengan tujuan mendidik 180.000 orang pada tahun kalender Persia 1404.
Jutaan warga Afghanistan telah kehilangan pendidikan karena kemiskinan dan konflik selama puluhan tahun, terutama di daerah terpencil dan pegunungan.
Sementara itu, karena pembatasan yang ditetapkan oleh pemerintah sementara Afghanistan, anak perempuan tidak diperbolehkan mengikuti kelas di atas kelas enam, dan perempuan dilarang menghadiri universitas sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Tahun 1404 dalam kalender Persia di Afghanistan dimulai pada tanggal 21 Maret. (hanoum/arrahmah.id)