IDLIB (Arrahmah.id) — Sejumlah orang-orang bersenjata membunuh salah satu mantan panglima kelompok perlawanan Suriah Hai’ah Tahrir Syam (HTS) asal Irak, Abu Khaled al-Samarrai, dan saudaranya saat mereka berada di pedesaan Idlib di Suriah utara.
Dilansir Arab21 (22/3/2025), Abu Khaled dibunuh bersama saudaranya saat melewati jalan Delbia-Salqin di pedesaan Idlib.
Keamanan Umum Suriah tidak mengeluarkan komentar apa pun terkait insiden tersebut.
Abu Khaled al-Samarra’i, atau al-Irak, adalah salah satu jihadis tertua yang memasuki Suriah setelah pecahnya revolusi melawan rezim Bashar al Assad pada tahun 2011.
Abu Khaled adalah sempat menjadi panglima di kelompok Jabhah Nusrah yang kemudian menjadi Jabhat Fatah al-Sham dan kemudian HTS.
Selama beberapa tahun terakhir, Abu Khaled aktif dalam bantuan kemanusiaan setelah meninggalkan perjuangan bersenjata yang sebelumnya dia lalui bersama HTS.
Sejak jatuhnya rezim Assad Desember lalu, koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat kerap membunuh beberapa tokoh militan khususnya yang berafiliasi dengan kelompok militan Islamic State (ISIS) dan Al Qaeda. (hanoum/arrahmah.id)