AMMAN (Arrahmah.id) – Presiden Suriah Ahmad Asy Syaraa bertemu dengan Raja Yordania Abdullah II di Amman pada Rabu (26/2/2025) dalam kunjungan luar negerinya yang ketiga sejak menggulingkan Bashar al-Assad.
Raja Abdullah II menyambut Asy Syaraa di bandara Marka, Amman, kata istana kerajaan dalam sebuah pernyataan, seperti dilaporkan AFP.
Kedua pemimpin kemudian menuju ke Istana Raghadan untuk melakukan pembicaraan pertama mereka sejak Asy Syaraa berkuasa.
Ini adalah kunjungan luar negeri ketiga Asy Syaraa sejak penggulingan al-Assad pada Desember, setelah kunjungan ke Arab Saudi dan Turki.
Ia didampingi oleh Menteri Luar Negeri Asaad al-Shaibani, yang telah mengunjungi Amman pada Januari untuk melakukan pembicaraan dengan mitranya, Ayman Safadi.
Selama kunjungan al-Shaibani, kedua pemerintah sepakat untuk bekerja sama dalam menangani penyelundupan narkotika dan senjata melintasi perbatasan bersama.
Produksi captagon, obat perangsang yang mirip amfetamin, dan obat-obatan lainnya melonjak di Suriah selama perang, dengan bukti-bukti yang ditemukan setelah penggulingan al-Assad menunjukkan adanya keterlibatan besar dari pemerintahnya. (haninmazaya/arrahmah.id)
Yordania adalah salah satu dari segelintir negara Arab yang tetap membuka kedutaan besarnya di Damaskus setelah perang pecah pada 2011.
Negara ini menjadi tuan rumah pertemuan internasional tentang Suriah pada 14 Desember, kurang dari seminggu setelah al-Assad digulingkan. (haninmazaya/arrahmah.id)